Friday, March 10, 2017

Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah

Perawatan Kucing Kampung - Cara Merawat Kucing Kampung itu mudah sekali,walaupun ini kucing kampung atau lokal tetapi kucing lucu ini ga kalah imut sama kucing non-lokal atau luar negeri bahkan luar planet.
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung
Sumber gambar : maniakucing.com

Kucing kampung lucu itu adalah kucing lokal. kucing lokal mudah banget jumpainnya. kalo niat banget ngerawat kucing, dan budget gak cukup buat beli kucing ras, diaranin ngerawat anak kucing kampung. bagusnya yang gak ada lagi induknya, soalnya kasihan kalo dipisahin sama induknya. ngerawat anak kucing kampung lebih mudah ngelatihnya. dan kalo kita ngerawat anak kucing kampung kita berasa punya ikatan batin sama itu kucing sampai kucingnya gede.

Jenis-jenis Kucing Kampung dan Karakternya
ada beberapa jenis kucing kampung yang kita kenal dan kita jumpai di lingkungan sekitar kita dengan aneka macam warna yang berbeda, seperti berikut ini:

1. Kucing Kampung Merah Bata
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung Merah Bata
Sumber gambar : maniakucing.com

Kucing Merah Bata ini memang paling sering saya temui, dan bagi para cewe sendiri kucing ini memiliki warna yang begitu menarik. Jenis kucing merah bata ini termasuk salah satu kucing kampung lucu yang ceria dan penurut. Kucing kampung cantik ini lebih suka disayang-sayang atau dielus-elus di sekitar perut dan leher. Namun, kucing merah bata ini termasuk jenis kucing yang pemalas, hobinya hanya makan dan tidur. Selain itu, kucing ini juga tidak begitu pandai dalam berburu. Jadi, lebih suka di rumah saja dibandingkan berkeliaran di luar rumah.2

2. Kucing Kampung Hitam Putih
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung Hitam Putih
Sumber gambar : maniakucing.com

Kucing Hitam Putih ini juga tidak kalah lucunya dibanding kucing merah bata, karena paduan warna hitam dan putih yang begitu mempesona untuk seekor kucing. Jenis kucing kampung hitam putih ini agak pemalas tapi mudah diatur. Kucing hitam putih lebih gemar berburu dibanding berantem atau berkelahi. Namun, semakin tua usia kucing kampung lucu ini akan semakin sulit untuk diatur.

3. Kucing Kampung Putih
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung Putih
Sumber gambar : maniakucing.com

Kucing berwarna putih total yang begitu cantik, mungkin idaman semua orang pecinta kucing. Soalnya, kucing yang satu ini sangat imut dan menggemaskan meskipun termasuk jenis kucing kampung atau kucing lokal asli indonesia. Namun, tentunya jika kamu memelihara kucing ini harus rajin dalam memandikan kucing kampung ini, karena kotor sedikit saja akan terlihat kusam dan jorok. Si putih ini lebih banyak dimiliki untuk kucing berjenis kelamin cewe jika dibandingkan cowo. Kucing ini termasuk jenis kucing yang pintar dan energik, biasanya kucing ini gemar bermain. Namun, jenis kucing ini tidak begitu pandai berburu maupun berkelahi, dan tergolong gampang sakit.

4. Kucing Kampung Tiga Warna
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung 3 Warna (Kembang Telon)
Sumber gambar : maniakucing.com

Kucing tiga warna atau kembang telon merupakan salah satu jenis kucing berkelamin cewe. Kucing jenis ini termasuk kucing yang pintar dan juga energik, tapi tergolong jenis kucing yang tidak bisa dalam berburu dan berkelahi. Namun, tiga warna ini terbilang jarang tinggal di rumah.

Gampang Dikasih Makan
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung Makan
Sumber gambar : maniakucing.com

Inilah keunggulan kucing domestik alias kucing kampung, gampang dikasih makan apa aja seperti ikan dan tulang-tulangnya. Biasanya kalau ngasih makan kucing kampung cukup sediakan ikan ditabur dengan campuran nasi, pasti makan-nya lahap banget. Pokoknya kucing kampung itu dikasih apa aja mau. Tips ini bisa juga digunakan sebagai cara memelihara kucing kampung agar gemuk.
Baca juga : Fakta Tentang Kucing Domestik
Berbeda dengan kucing Persia yang agak sedikit pilih-pilih makanan, kalau kucing ras umumnya dikasih makanan berupa biskuit kucing seperti whiskas, Friskies, Proplan, Royal Canin, dll. Itu pun mereka pilih-pilih sesuai selera. Ohya, biskuit kucing seperti ini bisa juga kamu kasih ke kucing kampung agar bulunya lebat, selengkapnya nanti kamu bisa simak di cara merawat kucing kampung agar bulunya lebat yang akan saya bahas di artikel selanjutnya.

Kucing Kampung Tidak Khawatir Kabur dan Dicuri
Nah, ini yang paling saya demen dari sekian banyak fitur-fitur yang ditawarkan kucing kampung. Kucing jenis ini memang memiliki daya jelajah yang tinggi, makanya ngak heran kalau sewaktu-waktu kucing kamu ditemukan berada beberapa radius dari tempat tinggal kamu. Asyiknya lagi, kamu tidak perlu khawatir kehilangan kucing, karena kucing kampung tidak terlalu diminati maling lantaran harga jualnya yang rendah dan terkadang dianggap merepotkan. Itulah enaknya memelihara kucing kampung. Hal ini tentunya membuat hari kita tenang dan tidak khawatir ketika hendak pergi jauh dan harus meninggalkan rumah.
Baca juga : Tips Melatih Anak Kucing Kampung
Lain halnya dengan kucing Persia yang kalau ditinggal selalu berasa was-was, takut hilang lah, takut kelaparan lah, dll. Bahkan sampai ada jasa penitipan kucing Persia, untuk sehari menitipkan saja kamu harus merogoh kocek kisaran Rp.50.000.

Kucing Kampung Hama hunter
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung Hama Hunter
Sumber gambar : maniakucing.com

Kucing kampung merupakan predator hama yang baik, kucing jenis ni bisa diandalkan untuk membasmi tikus di rumah atau bahkan binatang lain-nya yang mengganggu. Walaupun terkadang agak sedikit menjijikkan karena tikus yang diburu tersebut kadang-kadang disantap oleh kucing kampung kamu.

Nah, kalau kucing ras? Umumnya kucing ras ini lebih senang bermalas-malasan dan naluri berburunya tidak setajam kucing kampung.

Kucing Kampung Susah dimandikan
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Gambar Kucing Kampung Susah Dimandikan
Sumber gambar : maniakucing.com

Waduh ampun deh untuk urusan yang satu ini, kucing kampung ini paling susah banget kalau mau dimandiin, sampai loncat-loncat segala. Malahan terkadang suka nyakar tangan. Apalagi kalau dimandiin-nya pakai air dingin. Kucing Persia sebenarnya takut air juga, cuma reaksinya aja yang berbeda saat dimandikan. Kucing Persia cenderung lebih santai dan tidak represif saat sedang dimandikan. Meskipun dalam beberapa kasus ada juga yang reaksinya sama seperti kucing kampung.

Kucing Kampung Mencuri
Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah
Kucing Kampung Suka mencuri makanan tetangga
Sumber gambar : maniakucing.com

Ini yang paling bikin malu, kadang-kadang kalau lagi lapar dan menggendus aroma sedap dari sekitar rumah siap-siap aja naluri berburunya nyamperin tuh makanan. Cuma yang kasian itu kalau kucingnya ketangkap basah sama yang punya rumah udah pasti dipukulin sapu atau dilempar sandal
Baca juga : Perawatan Kucing Kampung yang Tepat
Kalau kamu miara kucing Persia ngak usah khawatir tentang ini, karena kucing ras ngak punya naluri berburu makanan seperti itu, daya jelajahnya aja kecil.

Melakukan Perawatan Kucing Kampung itu Mudah

Kucing Kampung PUP dan kencing sembarangan
Sumber gambar : maniakucing.com

Kayaknya semuanya udah tau masalah yang satu ini. Ampun deh! Paling susah ngedidik kucing kampung biar mau PUP dan kencing di pasir atau di luar rumah. Heran-nya ini kucing paling demen PUP di atas kasur. Resikonya miara kucing kampung ya rumah terkadang suka bau. Meskipun ada juga kucing kampung yang sudah ngerti untuk PUP di luar.

Kalau kucing Persia gampang banget dididiknya, untuk masalah PUP saya ngak pernah khawatir karena selalu PUP di atas pasir yang sudah disediakan. Begitulah suka duka memelihara kucing kampung yang saya rasakan dan mungkin cat lovers di rumah juga merasakan hal yang sama.

Cara Merawat Kucing Kampung
  • Seperti layaknya kucing persia, kucing domestik atau kucing kampung ini harus selalu dimandikan minimal 1 minggu sekali, biar bersih dan sehat.
  • Kucing kampung atau kucing domestik biasanya sering kita temui adanya kutu. Ya wajib harus kita hilangkan itu kutu dengan cara memandikan dengan shampo khusus.
  • Berikan vitamin khusus kucing atau bisa kita bisa kasih kuning telor.
  • Untuk pakan coba sobat kasih dengan daging ayam rebus.
  • Jangan pernah memberikan ikan asin alias gesek (orang jawa) karena dapat membuat bulu kucing rontok.
  • Kasih pakan kucing khusus atau catfood atau wetfood, biasanya kucing domestik atau kucing kampung sangat menyukainya.
  • Selalu bersihkan telinga kucing jangan sampai banyaknya kotoran di telinga yang menumpuk atau menggumpal.
  • Potong ujung kuku kucing setelah mandi.

Demikian informasi mengenai Cara Merawat Kucing Kampung, Semoga informasi kami dapat bermanfaat bagi sobat pecinta kucing.

Sumber : Maniakucing.com
Read more

Monday, February 20, 2017

Kelebihan Kucing Kampung yang Biasanya Hidup di Desa

Kelebihan Kucing Kampung Didesa - Banyak yang telah menyebutkan bahwa kucing domestik adalah kucing yang lahir dan hidup di Indonesia, baik itu yang berbulu pendek maupun panjang. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, istilah kucing domestik dipakai untuk kucing domestik bulu pendek atau lebih sering disebut kucing kampung.
Kelebihan Kucing Kampung yang Biasanya Hidup di Desa
Kucing Kampung
Sumber gambar : jitunews.com

Pertanyaannya sekarang, adakah perbedaan antara kucing kampung yang hidup di kota dengan kucing kampung yang di desa? Meski sama-sama hidup di jalanan, tetapi kucing-kucing kampung yang hidup di desa ternyata memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan kucing-kucing kampung yang hidup di kota. Mau tahu apa saja kelebihannya? Simak ulasannya di bawah ini.

Tidak Manja
Kucing kampung di kota biasanya tidak takut terhadap manusia, mereka justru merengek manja kemudian mendekat ke manusia agar diberi makan. Beda dengan kucing di desa, kebanyakan kucing desa akan segera kabur kalau ada orang asing yang berusaha mendekati mereka.
Baca juga : Fakta Mengenai Kucing Domestik
Pemburu yang Mahir
Kucing kampung di kota hidup dengan memakan makanan dari tempat sampah. Mereka tidak bisa berburu, bahkan saat ada tikus lewat di depannya, kucing malah diam saja. Berbeda dengan kucing kampung di desa, mereka adalah pemburu yang handal. Jika ada kucing desa yang tinggal di rumah Anda, maka tikus-tikus di sekitar rumah Anda akan menghilang dalam waktu dekat. Bahkan mereka akan memberikan hasil buruannya kepada Anda

Lebih Sehat dan Bersih
Kebanyakan kucing kampung di kota berpenampilan kotor dan banyak yang belekan, berbeda dengan kucing di desa yang bulunya lebih bersih dan tubuhnya lebih sehat, meskipun mereka sama-sama tidak ada yang merawat.

Sebenarnya masih banyak sekali kelebihan kucing kampung yang bisa disebutkan, namun mungkin sebagian kalian sudah mengetahuinya seperti, lebih mandiri, aktif, bisa hidup sendiri, lebih cepat beranak pinak dan lain lain.

Sumber : Jitunews.com
Read more

Friday, February 10, 2017

Sejarah Panjang Tentang Kucing Domestik

Sejarah Panjang Kucing Domestik - Selain kucing ras seeprti kucing persia dan juga yang lainnya ternyata kucing domestik juga mempunyai sejerah loh ya, mungkin kita sering bertanya tanya bagaimana awal mula kucing ada dan darimana asal kucing tersebut, maka untuk selengkapnya memgenai sejarah kucing domestik silahkan simak dibawah ini.
Sejarah Kucing Domestik
Sumber gambar : pecintasatwa.com

Awal Ras Kucing Peliharaan
Kucing merupakan hewan kesayangan yang paling banyak digemari. Dengan berbagai macam ras, dan warnanya kucing menjadi populer dikalangan pecinta hewan, bahkan hingga ada kontes dan fashion shownya. Sayangnya kebayakan orang masih memilah milah kucing yang ingin mereka pelihara berdasarkan ras dan memandang sebelah mata kucing-kucing lokal yang bentuknya biasa saja. Padahal bentuk itulah yang merupakan bentuk yang paling mirip dengan nenek moyang mereka. Dan tentunya harus tetap dipelihara dengan kasih sayang, sekalipun bukan kucing ras.
Baca juga : Tentang Kucing Domestik
Jadi kucing domestik ini termasuk kedalam Family Felidae, yang terdiri dari 3 genus:

1. Great Cats (kucing besar), yaitu singa, harimau, macan, dan jagua
2. Keluarga cheetah
3. Kucing kecil yaitu kucing domestik (Felis catus, Felis silvestris catus)


Sejarah Kucing Domestik
pemujaan kucing
Sumber gambar : pecintasatwa.com

Perjalanan kucing liar menjadi kucing domestik dimulai dari ribuan tahun yang lalu, sejak bangsa Ethiophia membawa kucing ke Mesir Kuno setelah mereka mengalahkan Bangsa Nubia. Bahkan cerita kucing yang dijadikan hewan kesayangan sudah ada sejak peradaban islam. Dikisahkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga memiliki seekor kucing bernama kesayangan Mueeza.

Pada masa peradaban Mesir Kuno, kucing mulai disukai semenjak dimulainya Revolusi Pertanian (antara tahun 8000-5000 SM). Kucing dengan sifatnya yang masih liar dimanfaatkan untuk mengurangi hama tikus pada lumbung pertanian mereka, hingga lama kelamaan menjadi terdomestikasi pada tahun 1000 SM. Beberapa teori menyebutkan bahwa kucing-kucing tersebut terdomestikasi karena anak kucing liar yang lahir terbiasa hidup dengan manusia, namun ada teori yang menyebutkan juga bahwa telah terjadi mutasi genetik sehingga sifat liar mereka lama kelamaan hilang.
Baca juga : Cara Melatih Anak Kucing Domestik
Data penelitian menyebutkan, kucing yang telah terdomestikasi memiliki otak yang lebih kecil daripada kucing liar. Hal tersebut jelas mengurangi sifat ke-agresif-an mereka. Selain itu, mereka juga memiliki kelenjar adrenal yang lebih kecil serta produksi hormon yang lebih sedikit (Robinson, 1982). Kontribusi kucing domestik terhadap pertanian Mesir kuno membuat kucing dipuja sehingga dijadikan simbol siklus alam, keabadian, dan sesuatu yang bernyawa banyak. Selain itu mereka juga disebut-sebut sebagai jelmaan Dewi Bastet, Dewi yang menyimbolkan kesuburan. Bahkan ketika kucing di mesir mati, mereka akan dimumikan dan ditempatkan di tempat spesial.

Persebaran Kucing Domestik
Perjalanan kucing domestik keluar dari Mesir dimulai sejak bangsa Phoenix diam-diam meng-ekspor mereka ke Eropa untuk mengurangi populasi hama tikus. Sementara kehadiran mereka diwilayah Timur, tepatnya Cina, karena dibawa oleh biarawan yang melakukan perjalanan ke Mesir. Tentara Romawi juga memiliki peran dalam persebaran kucing domestik hingga ke Inggris, karena pada setiap mereka berperang dengan bangsa tertentu mereka akan membawa serta kucing-kucing tersebut. Namun sayangnya populasi kucing domestik di Eropa sempat menurun karena adanya kepercayaan jika kucing (terutama kucing hitam) membawa malapetaka.
Jenis ras kucing
Sumber gambar : Pecintasatwa.com

Beberapa tahun setelah masehi, kucing-kucing domestik mulai populer di wilayah Asia, dimulai dari India karena menurut kepercayaan Hindu saat itu, mereka wajib memelihara paling tidak satu ekor kucing setiap rumah. Di Cina kucing mulai dijadikan hewan peliharaan semenjak Era Kristiani karena dipercaya bisa membawa kebetuntungan. Sementara di Jepang mereka populer semenjak masa Buddhism karena setiap kuil pada saat itu memelihara 2 ekor kucing untuk mencegah tikus menggerogoti kitab mereka. Selain itu juga pemerintah Jepang menggunakan kucing sebagai predator untuk memangsa tikus pada industri sutra mereka. Jadi permusuhan kucing dan tikus sudah dimulai dari jaman nenek moyang mereka.

Lalu bagaimana kucing kucing domestik tersebut bisa masuk ke area dunia baru dan Australia? Itu karena mereka – yang dibawa oleh para penjelajah menggunakan kapal – selalu beranak pinak di kapal dan tertinggal di setiap daerah pemberhentian kapal. Nah, kucing-kucing domestik yang telah menyebar ke berbagai penjuru dunia dan beradaptasi di daerahnya masing-masing itulah merupakan cikal bakal dari ras-ras kucing yang ada saat ini. Selain itu, banyaknya ras kucing juga terjadi karena adanya perkawinan silang antar ras.

Sumber : Pecintasatwa.com
Read more

Friday, January 27, 2017

Pilih Kucing Kampung atau Kucing Ras?

Kucing Kampung atau Kucing Ras - Kucing merupakan sahabat yang sangat baik dan relative lebih mudah dipelihara serta memberikan kesenangan seumur hidup. Oleh karena itu, memelihara kucing sebenarnya tidaklah merepotkan. Namun demikian, jika akan memelihara kucing, sebaiknya kalian adalah termasuk orang yang suka kucing (penyayang kucing) sehingga dalam memeliharanya bisa dilakukan dengan senang. Selain itu kalian juga harus memiliki komitmen untuk meluangkan waktu merawatnya dan bermain bersama kucing kesayangan. Anggaran dana juga perlu dipersiapkan sejak awal karena biaya pemeliharaan, termasuk pakannya, terbilang lumayan mahal.
Pilih Kucing Kampung atau Kucing Ras?
Jenis Kucing Peliharaan
Sumber gambar : mocipedia.blogspot.com

Tentunya ketika pertama kali memutuskan untuk memelihara kucing kalian pasti bingung untuk memilih, kucing kampung saja atau memelihara kucing ras seperti kucing persia. Dalam perawatannya tentu kucign kampung dan juga kucing ras juga berbeda.
Baca juga : Makanan dan Minuman Terbaik untuk Kucing Kampung
Kucing merupakan hewan karnivora. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing ras atau galur murni (pure breed) di antaranya dari jenis persia, siam, manx, dan sphinx. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia. Sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran, seperti kucing liar atau kucing kampung.

Menentukan pilihan pada kucing ras atau kucing kampung sangat tergantung pada tingkat kesukaan dan kemampuan kalian. Namun, faktor harga kucing dan biaya perawatannya juga menjadi pertimbangan penting ketika akan membeli kucing. Dibandingkan dengan kucing kampung, harga kucing ras jauh lebih mahal. Begitu pun dengan biaya perawatannya. Kucing ras juga sangat sensitive dalam hal perubahan lingkungan, pakan, dan pemeliharaan.

Mungkin jika kalian menyukai kucing yang lucu dengan bulu panjang maka tentu saja kalian harus memilih kucing ras, namun jika kalian ingin kucing yang mandiri dan juga bisa merawat diri mereka sendiri tanpa membuat kalian repot maka kucign kampung adalah rekomendasinya. Jadi intinya lihat dulu waktu, budget, dan juga keinginan kalian dalam kesukaaan pada kucing. Jika sudah mennetukan maka pikirkan lagi apakah kalian bisa menyisihkan waktu dan juga uang kalian dalam perawatan kucing yang kalian pilih. Demikian untuk artikel kucing kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya.
Read more

Friday, January 20, 2017

Cara Memandikan Kucing Kampung yang Baik dan Benar

Tips Memandikan Kucing Kampung - Memelihara kucing meski itu kucing kamoung tentunya harus dijaga kebersihannya agar tidak memberikan gangguan kesehatan bagi kalian dan keluarga. Kucing kampung suka bermain diluar dan kena debu serta kotoran-kotoran lainnya. Alangkah baiknya kalo kalian menjaga kebersihan kucing kampung dengan memandikannya. Untuk memandikan kucing kampung yang kalian miliki, nggak repot kok cuman perlu kemauan aja dari diri kamu untuk memandikan kucing tersebut.
Cara Memandikan Kucing Kampung yang Baik dan Benar
Memandikan Kucing Kampung
Sumber gambar : petfinder.com

Dalam memandikan kucing kampung tentunya juga ada beberapa cara, karena karakteristk kucing kampung sendiri berbeda dari kucing yang lain namun tidak semua kucing kampung demikian.
Baca juga : Tips Cara Melatih Anak Kucing Kampung
Memandikan kucing kampung tidak perlu menggunakan shampo khusus kucing, tetapi jika kalian ingin supaya kucing kampung lebih sehat dalam kulit dan juga bulunya kalian juga bisa menggunakan shampo khusus kucing. Dibawah ini adalah cara memandikan kucing kampung yang baik dan benar, silahkan disimak selengkapnya dibawah ini.

Cara Memandikan Kucing Kampung yang Benar
  • Mandikan Dikamar Mandi
Memandikan kucing kalian dikamar mandi dapat mempermudah kalian. Basahin kucing dengan air secukupnya, bisa menggunakan selang untuk mandiin kucing kalian. Dan ingat jangan memandikan kucing kalian dengan air hangat, kucing bisa sakit nanti dan bulunya bisa rontok. Untuk waktu yang baik memandikan kucing adalah sore hari, jangan memandikan kucing disaat siang hari.
  • Siapkan Shampo Bayi
Berikan shampo bayi pada kucing, atau kalian juga bisa membeli shampo kucing di petshop, memang harganya lumayan kalo dibandingkan shampo bayi. Tapi shampo bayi sudah cukup untuk memandikan kucing kampung kalian.
Teteskan secukupnya shampo bayi itu ketangan, berikan air dan gosok-gosok hingga berbusa, kemudian ratakan pada badan kucing. Kalo udah rata kalian bilas badan kucing dengan air sebersih-bersihnya.
  • Handuk / Hair Dryer
Setelah dibilas, keringkan kucing dengan handuk terlebih dahulu, lalu keringkan dengan pengering rambut. Kalo tidak punya pengering rambut, dengan memakai handuk saja juga sudah cukup. Tapi memang sedikit agak lama.
  • Bersihkan Telinga Kucing
Setelah memandikan kucing jangan lupa untuk membersikan telinga kucing, agar bersih kalau misalnya disaat memandikan kucing tadi ada air atau sabun yang masuk ke kuping kucing. Untuk membersihkan telinga bisa  menggunakan tisu, dan untuk bagian lubang dalam kuping bisa kamu gunakan cotton bud.

Setelah selesai dengan semua tahap diatas maka kucing kampung dipastikan sudah bersih, jika ingin menjadikan kucing kampung kalian pemburu tikus yang handal maka tidak perlu memotong cakar kucing kalian karena cakar digunakan untuk senjata berburu kucing kampung. Semoga artikel kucing kali ini bisa bermanfaat untuk cat lovers semuanya.
Read more

Tuesday, January 10, 2017

Cara Menjinakkan Kucing Kampung yang Liar

Menjinakkan Kucing Kampung Liar - Kucing dengan keragaman jenisnya tentunya mempunyai sifat dan juga karakter yang berbeda beda pula, sifat kucing yang umum dimiliki oleh semua jenis kucing adalah aktif dan suka bermain. Namun ada beberapa jenis kucing yang lembut, pemalas dan jarang beraktivitas seperti kucing persia. Seperti yang kalian semua ketahui kucing kampung atau domestik juga masih menjadi salah satu kucing favorit untuk dijadikan kucing peliharaan jadi jika kalian kebetulan menemukan kucing kampung yang liar tentunya kalian ingin supaya kucing tersebut jadi lebih penurut dan tidak kelihatan liar bukan.
Cara Menjinakkan Kucing Kampung yang Liar
Kucing Kampung Liar
Sumber gambar : blogpub.com

Sebenarnya dalam memelihara kucing kampung sangat mudah karena kucing kampung termasuk kucing mandiri yang bisa hidup sendiri tetapi jika kucing kampung yang liar tentunya kalian akan lumayan kesusahan karena kucing liar sering membuat masalah dan kadang suka merusak barang barang kalian. Jika merawat kucing kampung biasa maka silahkan membaca artikel kucing berikut ini.
Baca juga : Kelebihan Memelihara Kucing Kampung
Walaupun jarang yang memelihara kucing liar tetapi bukan tidak mungkin juga untuk menjinakkan kucing liar, kucing liar juga bisa dijadikan peliharaan dan malah ada kesan asyik tersendiri dalam memelihara kucing liar. Jika kucing liar yang kalian sukai menjadi penurut atau jinak maka tentunya kalian akan lebih senang lagi karena tingkahnya pun juga akan berubah,lalu bagaimana sih tips untuk menjinakkan kucing liar. Berikut adalah beberapa tips untuk menjinakkan kucing liar.

Cara Menjinakkan Kucing Kampung yang Liar
  • Berikan Tempat atau Kandang
Pertama hal yang perlu kalian lakukan adalah memberikan kandang pada kucing supaya kucing bisa membiasakan diri untuk tidak terlalu banyak bergerak. Dalam tahap ini biasanya kucing akan sering berteriak dan ingin dilepas dari kandang, jadi biasakanlah dengan suara teriakan kucing.

  • Berikan Makanan yang Kucing Sukai
Berikan makanan kucing yang disukai, biasanya kucing liar memakan sesuatu yang berbeda dengan kucing peliharaan maka berikan makanan kucing dry food atau juga bisa wet food. Kebiasaan inilah yang juga bisa merubah sifat kucing jadi lebih lembut karena sering diberikan makanan yang enak. Selain itu lama kelamaan kucing tersebut juga akan hafal dengan kalian dan akan lebih menurut.

  • Perlakukan dengan Lembut
Ketika kucing sedang teriak atau bertingkah jangan sesekali membentak kucing, itu bisa membuat kucing takut dan menjadikan kucing tidak menyukai kalian maka dari itu kalian harus memperlakukan kucing kalian dengan lembut dan sabar supaya kucing kalian juga menurut dengan kalian.

  • Lakukan Perawatan Pada Kucing
Selain memberikan makanan dan juga kandang kalian juga harus membiasakan kucing untuk selalu bersih, mandikan kucing dan jangan lupa untuk menyisir bulunya. Lakukan pembersihan kucing secara teratur sampai kucing terbiasa, dengan melakukan kebiasaan ini kucing kalian akan terbiasa menjadi kucing peliharaan yang baik dan sifat liarnya pun lama kelamaan akan hilang.

  • Berikan Hadiah Pada Kucing
Jika kucing sudah mulai jinak dan tidak lagi nakal maka berikan sesuatu yang kucing sukai, seperti mengejaknya bermain, ,memberikan snack, memberikan daging atau apapun yang disukai kucing. Semakin kucing hafal dengan kalian maka kucing tersebut juga akan semakin sayang dengan kalian dan akan menurut.


Itulah beberapa tips untuk menjinakkan kucing kampung yang liar, semoga artikel kucing tentang kucing kampung ini bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya.

Referensi : limasembilancattery.com
Read more

Monday, January 2, 2017

Tips Merawat Anak Kucing Kampung yang Benar

Perawatan Anak Kucing Kampung - Sebenarnya anak kucing kampung juga mempunyai sisi lucu dan juga imut, namun dikarenakan sering menjumpai mereka berkeliaran di perkampungan bahkan di jalan umum atau pasar, jadinya sudah terbiasa dan tidak istimewa lagi kita melihatnya. Selain itu kita sering mendapati tingkah mereka yang mungkin menjengkelkan seperti membongkar sampah, mencuri ikan, makan tikus dan hal lainnya yang menjijikkan.
Anak Kucing Kampung
Sumber gambar : chainimage.com

Terlepas dari itu semua mereka hanyalah seekor binatang yang tak bertuan. Bisa jadi memang "kampungan", padahal mereka melakukan semua itu demi untuk bertahan hidup agar tidak kelaparan. Namu bila kalian ingin memelihara kucing tapi terkendala dengan modal yang tipis, mengasuh anak kucing kampung adalah solusinya.
Baca juga : Fakta Tentang Kucing Kampung yang Perlu Kalian Ketahui
Merawat dan melatih anak kucing kampung yang baru lahir lebih mudah daripada merawat kucing kampung yang sudah besar. Kita bisa melatih anak kucing kampung dari kecil dengan sesuka hati, misal mendidik untuk buang air kecil dan air besar di toilet, makan dan minum tidak tercecer dan lain-lain. Supaya lebih jelas maka silahkan simak tips perawatan anak kucing kampung dibawah ini.

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Merawat Anak Kucing Kampung
  • Makanan Anak Kucing Kampung
Yang paling menyenangkan dalam merawat anak kucing kampung adalah memberinya mereka makan. Tidak perlu banyak mengeluarkan uang untuk membeli susu khusus, makanan khusus di petshop atau hal lainnya seperti merawat kucing ras pada umumnya. Anak kucing kampung cukup diberi makan ikan yang direbus seperti ikan tongkol, boleh juga dicampur nasi, tapi secukupnya, jangan terlalu banyak, karena bisa mengakibatkan diabetes saat sudah dewasa nanti. Hindari pemberian daging, ikan mentah yang banyak mengandung bakteri didalamnya. Jangan pula memberi makanan kaleng, karena selain mahal juga tidak baik untuk pencernaannya.

  • Minuman Kucing Kampung
Minumannya cukup air putih saja, atau beri air sisa rebusan ikan yang dimakan. Boleh juga diberi susu, tapi pastikan susu yang diformulasikan khusus kucing yang bisa dibeli di petshop terdekat. Jangan memberikan susu untuk bayi manusia karena anak kucing kampung tidak bisa mencernanya dengan baik.

  • Memandikan Anak Kucing Kampung:
Memandikan kucing yang sudah besar dan tidak terbiasa mandi adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Baiknya memang kita merawat anak kucing kampung yang baru lahir atau paling tidak usianya dibawah 2 bulan. Ini dilakukan demi melatih dan membiasakan anak kucing kampung tersebut mandi dengan air.
Memandikan kucing kampung sebaiknya di kamar mandi yang tertutup agar kucing tidak takut dan mencoba lari. Agar tidak kabur sewaktu dimandikan coba taruh kain sebagai alas kakinya kucing saat mandi, biasanya cara ini ampuh dan tidak ada salahnya untuk dicoba.

Itulah beberapa tips dalam melakukan perawatan anak kucing kampung, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya.
Read more

Monday, December 26, 2016

Cara Mengobati Kucing Kampung Mencret atau Diare

Mengobati Kucing Mencret - Kucing setiap harinya pasti akan membuang kotoran entah si kucing pipis atau pup. Kotoran kucing itu bertekstur sedang. Artinya tak keras & serta tak lembek. Kalau kotoran yang dikeluarkan kucing terlalu keras atau terlalu encer mungkin ini merupakan salah satu indikasi kalau kucing kalian sedang sakit atau ada masalah dengan kucing kalian. Kucing yang buang kotoran dengan encer secara terus menerus menandakan bawah kucing sedang diare.
Cara Mengobati Kucing Kampung Mencret atau Diare
Kucing Diare
Sumber : scribblelive.com

Kali ini kita bakal membahas masalah diare terhadap kucing. Tapi sebelum memberikan penanganan diare kepada kucing, baiknya kita mengetahui penyebab si kucing mengalami diare atau mencret.
Baca juga : Tips Cara Melatih Kucing Kampung atau Kucing Domestik
Faktor ini butuh diperhatikan supaya pengobatan yang diberikan tidak menjadikan si kucing makin sakit. Dibawah ini adalah penyebab umum yang menyebabkan kucing mengalami diare atau mencret.
  • Karena Virus, virus yg mengakibatkan diare yaitu infeksi virus rotavirus & adenovirus.
  • Karena perubahan tipe makanan yg dimakan si kucing. Adanya perubahan ini membuat sistem pencernaan si kucing yang belum terbiasa menjadi terganggu.
  • Makanan yg jelek, kotor & tak sehat. Ada sekian banyak tipe makanan yg terlihat sehat bagi hewan lain atau manusia namun justru tak baik bagi si kucing.
  • Adanya perubahan kepada lingkungan seperti iklim & cuaca ruang tinggal si kucing.

Apabila kucing kalian mengalami diare silahkan langsung membawanya ke dokter hewan terdekat. Tetapi seandainya kamu merasa penyakit si kucing belum parah maka kalian bisa melakukan cara mengatasi kucing mencret atau diare dibawah ini.
  • Memberi kucing tempe. Tempe merupakan makanan nabati & alami yg dapat mengontrol mikroorganisme penyebab kucing diare. Caranya yaitu dengan mencampur tempe dan makanan kucing. Tempe dipotong kecil-kecil & dicampur pada makanannya. Kalau kucing tak menyukai, maka kalian bisa merebus tempe dengan ditambah kaldu atau aroma daging supaya kucing jadi suka.
  • Membuat kucing berpuasa. Tujuannya untuk menetralisir perut atau pencernaan si kucing tadi. Namun jangan sampai terlalu lama. Durasi puasa kucing dewasa yakni 24 jam atau satu hari. Sedangkan unutk  anak kucing setengah hari atau 12 jam.
  • Tukar makanan si kucing bila kalian rasa makanan yang lama tidak cocok atau bahkan yang menyebabkan kucing diare.

Demikian mengenai cara mengobati kucing diare, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para pecinta kucing semuanya.
Read more

Sunday, December 18, 2016

Cara Efektif Membuat Bulu Kucing Kampung Lebat dan Terlihat Menarik

Cara Membuat Bulu Kucing Kampung Lebat - Dalam memelihara kucing siapa sih yang tidak menginginkan kucing kesayangan mempunyai bulu yang lebat, kucing dengan bulu yang lebat pasti membuat orang yang melihat kucing tersebut jadi menyukainya meskipun itu kucing kampung. Kucing kampung pun jika dirawat pasti akan memiliki bulu yang lebat dan tidak kalah menarik dari jenis kucing lainnya.
Cara Efektif Membuat Bulu Kucing Kampung Lebat
Merawat Bulu Kucing Kampung
Sumber gambar : aspca.org
Bagi pemelihara kucing, kalian pasti selalu memperhatikan setiap hal baik itu pertumbuhan maupun perubahan kucing dari waktu ke waktu. Bahkan termasuk jika bulu kucing anda rontok atau hanya berbulu tipis, akan ada banyak upaya dari anda untuk menyuburkan dan melebatkan bulu kucing anda kembali. Faktor bulu rontok atau bulu yang tipis pada kucing bisa disebabkan oleh banyak faktor.
Baca juga : Fakta Tentang Kucing Domestik yang Perlu Diketahui
Berikut ini saya akan berikan cara-cara mudah yang bisa membuat kucing kampung memiliki bulu yang indah dan lebat :
  • Sering sering lah mensisir bulu kucing kampung agar bulu yang mati yang masih menempel pada tubuh kucing dapat terlepas, ini dapat membantu bulu yang baru supaya menggantikan bulu yang telah rontok. Langkah pertama ini bisa kita lakukan minimal sehari sekali.
  • Mandikan lah kucing kampung seminggu sekali atau dua minggu sekali supaya bulu yang masih tersisa dapat lepas dari tubuh kucing, sebaiknya lagkah pertama untuk mensisir kucing dilakukan sebelum memandikan kucing.
  • Pemberian kuning telur ayam bisa dilakukan seminggu tiga kali, pemberian terlalu sering juga tidak baik. penting untuk diperhatikan bahwa yang di berikan adalah kuning telurnya karena putih telur justru dapat memberikan efek yang kurang baik untuk kucing kesayangan kita, Karena pada putih telur mengandung senyawa avidin yang dapat mengurangi vitamin B biotin, padahal vitamin tersebut sangat penting untuk proses dalam tubuh kucing.
  • Minyak ikan dapat diberikan minimal seminggu sekali, alasan pemberian minyak ikan karena banyak mengandung omega3 yang memang bagus untuk kesehatan bulu.
  • Berikan juga vitamin E
  • Vitamin khusus bulu juga bisa diberikan untuk hasil yang lebih maksimal.
  • Makanan harian kucing juga harus menjadi pertimbangan kita dalam memperindah bulu, bila dirasa perlu disarankan pemberian makanan yang khusus untuk bulu. Ingat kombinasi antara wetfood dan dryfood juga perlu balance karena berpengaruh dengan cairan yang diperlukan kucing.
  • Rajinlah menjemur kucing di pagi hari, jam yang dianjurkan antara jam 8 sampai dengan 9 pagi untuk menghindari kucing kepanasan, untuk lamanya durasi 10-15 menit atau kita bisa melihat kondisi kucing ketika di jemur, apabila terlihat gelisah dan mengeong maka proses penjemuran bisa dihentikan.
  • Tempat tinggal kucing juga penting, sebaiknya kucing tinggal di dalam suhu ruangan yang sejuk, agar tubuh kucing tidak kepanasan, karena disuhu ruangan yang panas maka akan meningkatkan jumlah kerontokan bulu kucing.

Itulah tis supaya membuat bulu kucing kampung menjadi lebat dan juga terlihat lebih menarik, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk pecinta kucing kampung semua.

Read more

Tuesday, December 13, 2016

Makanan serta Minuman yang Terbaik untuk Kucing Kampung atau Kucing Domestik

Makanan Terbaik Kucing Kampung - Kucing kampung merupakan jenis kucing yang banyak dipelihara oleh masyarakat di Indonesia. Dalam memelihara kucing kampung bisa dibilang mudah khususnya mencari makanan untuk kucing kampung, tidak seperti ras kucing lain seperti kucing Persia yang punya kendala tersendiri dalam perawatannya.
Makanan serta Minuman yang Terbaik untuk Kucing Kampung
Makanan Kucing DomestikSumber gambar : vetstreet.com
Makanan merupakan hal yang sangat penting untuk kucing. Kucing yang tidak makan bisa rentan terkena penyakit. Tapi meskipun sudah mengetahui hal tersebut kita masih dengan seenaknya saja memberikan makanan kucing yang asal-asalan. Pada kasus kucing kampung, kebanyakan orang malah tidak peduli terhadap makanannya.
Baca juga : Perawatan Kucing Kampung atau Kucing Domestik yang Tepat
Jika kalian juga memelihara kucing kampung dan kalian memang sayang kepada sang kucing maka kalian perlu mengetahui makanan maupun minuman yang cocok untuk kucing kampung.Pada artikle ini akan diberikan beberapa rekomendasi makanan dan juga minuman yang bagus untuk kucing kampung kalian dirumah. Berikut ini rekomendasi makanan dan minuman untuk kucing kampung yang bagus.
Makanan dan Minuman Terbaik Kucing Kampung

Makanan Kucing Kampung
  • Daging
Kucing yang tergolong sebagai hewan karnivora atau pemakan daging tentu makanan utama mereka adalah daging. Daging apa yang baik untuk kucing kampung? Untuk makanan jenis daging ini semuanya bagus, namun perlu diperhatikan untuk mengolahnya sebelum diberikan untuk si kucing kampung. Kalian bisa mengolah dengan cara direbus atau digoreng supaya higienis, juga bisa kamu haluskan seperti bubur. Kemudian sebaiknya suguhkan daging Ikan karena makanan untuk kucing kampung adalah daging ikan, vitamin E nya juga bagus untuk si kucing kampung. Berikanlah beberapa kali dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kucing kampung.
  • Nasi
Nasi juga merupakan makanan yang bagus untuk kucing kampung, namun jangan hanya nasi saja. Usahakan memberikan lauknya dan dicampur dengan nasi, bisa dengan daging atau olahan berbahan dasar daging lainnya. Perlu diperhatikan dalam memberikan nasi untuk kucing kampung, jangan terlalu banyak karena nasi mempunyai glukosa yang jika terlalu sering dikonsumsi si kucing bisa menimbulkan obesitas, jadi secukupnya saja.
  • Makanan Kucing
Makanan khusus kucing? Boleh kok, namun pandailah dalam memilih makanan khusus untuk kucing kampung punyamu. Kamu bisa memberikan makanan yang bisa dibeli per kilonya di PetShop terpercaya. Dalam memberikannya sebisa mungkin bervariasi supaya si kucing tidak bosan dan mau makan.


Minuman Kucing Kampung
  • Air putih
Air merupakan kebutuhan semua makhluk hidup di bumi, tak terkecuali dengan si kucing. Berikanlah kucing kampung air mineral untuk minuman setiap dan hari dan jangan lupa untuk diberikan dalam sebuah wadah. Selain itu, jangan lupa untuk mengganti air minum dan mencuci wadahnya sehari sekali.
  • Susu
Susu kaya akan kalsium dan protein, kandungan dalam susu tersebut tentu sangat baik dalam pertumbuhan dan kesehatan si kucing. Jangan berikan susu sapi, karena kucing tidak bisa mencerna protein susu sapi dengan baik. Jika kamu tetap ingin memberikan minuman untuk kucing kampung berupa susu, belilah susu rekomendasi dari PetShop kesayangan.


Dalam memberikan makanan dan minuman untuk kucing si kampung, kita harus memperhatikan nutrisi untuk si Kucing. Dengan memberikan makanan maupun minuman yang tepat dapat membuat kucing kampungmu sehat dan senang tentunya.

Demikian mengenai makanan dan juga minuman tebaik kucing kampung, semoga bisa bermanfaat untuk pecinta kucing kampung semuanya.
Read more

Friday, December 2, 2016

Kelebihan serta Keuntungan Memelihara Kucing Kampung atau Kucing Domestik

Keuntungan dan Kelebihan Kucing Kampung - Memelihara kucing saat ini mulai ramai dibicarakan dan jenis kucing yang paling banyak diminati adalah kucing jenis ras seperti kucing persia namun tidak semua orang dapat membeli kucing ini dikarenakan harga kucing ini yang mahal, di indonesia jenis kucing yang paling banyak dipelihara adalah jenis kucing kampung yang memang cenderung mudah di dapat karena banyak kucing kampung berkeliaran disekitar kita.
Kelebihan serta Keuntungan Memelihara Kucing Kampung atau Kucing Domestik
Memelihara Kucing Kampung
Sumber gambar : turfhyper.co.za
Meski kucing kampung atau kucing domestik sering dianggap sebelah mata, namun mereka sama seperti kucing ras lain. Dalam memelihara kucing semuanya sama, karena yang namanya memelihara itu itu harus merawat jad mau memelihara kucing kampung atau kucing ras seperti kucing persia kita sama sama harus merawatnya.
Baca juga : Fakta Tentang Kucing Domestik yang Perlu Diketahui
Kebanyakan orang mungkin berpendapat memelihara kucing ras seperti kucing persia lebih baik daripada memelihara kucing kampung, mungkin mereka yang berpendapat seperti itu tidak tahu mengenai kelebihan dan juga keuntungan yang didapat dari memelihara kucing kampung. Dalam memelihara kucing kampung terdapat beberapa nilai plus atau kelebihannya dibandingkan dengan jenis kucing lainnya, berikut kelebihan kucing kampung dibandingkan dengan jenis kucing ras.
Kelebihan serta Keuntungan Memelihara Kucing Kampung
  • Mudah Didapat
Bagi kalian yang ingin memelihara kucing kampung salah satu kelebihannya adalah mudah didapat dan juga gratis. Berbeda jika kalian ingin memelihara kucing ras seperti persia, kalian harus mengadopsinya dari peternak kucing. Kalian bahkan bisa memungunya dijalan karena banyak kucing kampung yang berkeliaran dimana mana.
  • Daya tahan Tubuh yang Baik
Daya tahan tubuh kucing kampung lebih baik daripada kucing lainnya, terbukti meski tidak ada yang memelihara kucing kampung tetap sehat dan bisa beranak pinak. Jika kalian memelihara kucing kampung kalian tidak perlu merasa khawatir karena kucing kampung tidak mudah sakit,berbeda dengan kucing ras seperti persia dan lainnya.
  • Mudah Dipelihara
Tidak seperti jenis kucing ras yang tergolong sulit dipelihara karena harus extra keras dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya dan makanan kucing ras haruslah makanan kalengan sebaliknya dengan kucing kampung kita tidak perlu memberi makan kucing ini dengan makanan yang wah cukup memberi dengan nasi yang dicampur dengan ikan maka kucing ini sudah dengan lahap memakannya.
  • Lincah dan Aktif
Tidak seperti kucing persia yang tergolong pemalas kucing kampung justru sebaliknya dimana kucing ini sangat aktif bergerak dan juga lincah dan tidak jarang kita melihat kucing kampung berlarian disekitar atap rumah kita.
  • Pemburu yang Handal
 Jika dirumah kalian banyak sekali tikus maka kalian akan mendapatkan bonus tambahan jika memelihara kucing kampung, kucing kampung sangat suka berburu tikus,jadi selain tikus dirumah kalian berkurang atau bahkan tidak ada tikus lagi kalian juga tidak perlu memberi makan karena kucing sudah kenyang dengan buruannya tersebut.


Itulah beberapa keuntungan dan juga kelebihan dalam memelihara kucing kampung, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para pecinta kucing kampung semuanya.
Read more

Thursday, November 10, 2016

Perawatan Kucing Domestik atau Kucing Kampung yang Tepat

Perawatan Kucing Domestik - Kucing kampung atau kucing domestik, kucing yang satu ini adalah salah satu kucing yang banyak dipelihara di indonesia lo. Selain memelihara kucing ras seperti kucing persia, kucing kampung juga bisa dijadikan alternatif bagi orang yang ingin memelihara kucing karena kucing kampung merupakan kucing yang mandiri atau bisa mengurus diri mereka sendiri dibandingkan kucing ras yang lain.
Perawatan Kucing Domestik atau Kucing Kampung yang Tepat
Kucing Domestik
Sumber gambar : smithsonianmag.com

Kucing kampung atau kucing domestik dalam pemberian makanannya lebih mudah, lebih lincah, dan kadang juga bisa mencari makanan sendiri bahkan karena mandirinya itu kadang makanan kalian pun biasanya dimakan oleh dia :D.
Tips Cara Melatih Anak Kucing Domestik atau Kucing Kampung 
Dalam perawatan kucing kucing kampung meskipun kucing kampung tidak pilih-pilih makanan tetapi karena kita memeliharanya kita juga harus memberikan makanan yang cocok untuk mereka, tapi tenang saja kalian ngga harus memberikan makanan seperti yang kalian beli di petshop , jadi bisa mengirit juga. Maka dari itu bagi yang ingin belajar memelihara kucing bisa dicoba untuk memelihara kucing kampung atau kucing domestik karena selain murah dan juga tidak ribet dalam mengurusnya. Lalu bagaimana sih cara merawat kucing kampung yang baik dan benar? Berikut adalah beberapa cara merawat kucing kampung.

Perawatan Kucing Kampung yang Tepat
  • Perhatikan Menu Makanan Kucing Kampung
Untuk membuat kucing kampung gemuk tentu kita harus memperhatikan makanan untuk kucing kampung. Kalian cukup memberinya ikan , ayam dan bisa diberikan dengan cara dikukus. Ikan memberikan banyak kebutuhan tubuh untuk kucing kampung jadi selain kucing kampung gemuk juga meningkatkan daya tahan tubuh kucing kampung. Kalian juga bisa memberikan tambahan nasi supaya lebih murah dan juga menambah asupan makanan untuk kucing kampung kalian. Apakah perlu memberikan makanan kering pada kucing kampung? kalau masalah ini terserah kalian.

  • Perhatikan Minuman Untuk Kucing Kampung
Selain makanan kalian juga harus memperhatikan minuman kucing kampung,untuk minuman kalian cukup memberikan air putih tetapi usahakan memberikan air yang bersih dan kalau bisa lagi berikan air matang kepada kucing kampung. Kenapa? karena air mentah kadang bisa membuat kucing flu. Selain memberikan air putih jika kalian mempunyai uang sisa kalian juga bisa memberikan susu pada kucing kampung, susu khusus kucing tentunya. Kalian bisa membelinya di petshop dengan harga yang murah kok.

  • Menyisir Bulu Kucing Kampung
Ingin punya kucing kampung dengan bulu yang sehat dan lebat? tentu saja kalian harus menyisir bulunya supaya bulu kucing kampung kalian menjadi lebat dan sehat. Tidak hanya kucing persia saja yang membutuhkan penyisiran pada bulu, kucing kampung pun juga membutuhkan perawatan pada bulu mereka, jadi saya sarankan ketika kalian ada waktu luang kalian harus menyisir atau menyikat bulu kucing kampung kalian.

  • Vitamin Untuk Kucing Kampung
Selain makanan dan minuman tentunya kucing kampung terkadang juga membutuhkan vitamin menjaga mereka tetap sehat, tenang saja vitamin untuk kucing kampung tidak harus membeli atau dengan harga mahal. Kalian bisa memberikan telur atau minyak ikan yang bisa kalian dapatkan dengan harga murah.

  • Potong Kuku atau Cakar Kucing Kampung
Kucing kampung atau bahkan kucing lain sangat hobi mencakar sesuatu, jadi kita harus memotong kuku atau cakar kucing kampung jadi selain kita menjaga kebersihan kucing kampung kita juga menjaga perabotan kita tentunya.

  • Memandikan Kucing Kampung
Kucing kampung biasanya sering berkeliaran keluar rumah jika kalian tidak memberikan mereka kandang, situasi diluar pun bisa membuat tubuh mereka kotor atau bahkan terkena jamur atau penyakit lain. Untuk mengatasi serta menjaga kesehatan tubuh dan bulu kucing kampung kita perlu untuk memandikan kucing kampung. Karena kucing kampung kadang tidak suka air dan lumayan agresif jadi kalian harus hati-hati dalam memandikannya.



Itulah cara melakukan perawatan pada kucing kampung yang tepat, ,semoga artikel cara merawat kucing kampung ini bisa bermafaat.



Referensi : limasembilancattery.com
Read more

Thursday, November 3, 2016

Fakta Tentang Kucing Domestik yang Perlu Diketahui

Fakta Unik Kucing Domestik - Didalam dunia kucing ternyata banyak fakta unik kucing yang perlu kalian ketahui. Kucing ternyata mempunyai kebiasaan-kebiasaan lucu yang akan membuat kalian heran dan bahkan akan merasa senang. Jika kalian termasuk orang yang memelihara kucing, maka kalian wajib mengetahui fakta fakta unik yang ada pada keseluruhan kucing di dunia termasuk juga kucing kalian tentunya.
Fakta Unik Dalam Dunia KucingSumber gambar : mrwallpaper.com
Kucing memang binatang yang sangat lucu dan menggemaskan untuk dipelihara karena kucing memiliki kebiasaan yang lucu serta aktif dalam bergerak dan kadang juga kucing sering bertindak konyol. Untuk kali ini mari kita bahas beberapa fakta unik pada kucing yang paling menarik untuk kalian ketahui dan pelajari. Berikut adalah fakta fakta unik pada kucing yang kalian perlu tahu.
Artikel Kucing Domestik : Tips Cara Melatih Anak Kucing Domestik

Fakta Unik Dalam Dunia Kucing
  • Kucing dewasa memiliki sekitar 30 gigi dalam mulutnya, sementara anak kucing memiliki 26 buah gigi.
  • Kucing dengan bulu putih dan mata biru biasanya terlahir tuli, walaupun begitu indera lain mereka berkembang sebagai gantinya.
  • Kumis pada kucing sangat sensitif dan dapat merasakan perubahan tekanan udara bahkan yang kecil sekalipun. Kemampuan ini membuat kucing dapat menggunakannya sebagai penuntun alternatif untuk bergerak dalam kegelapan ketika ia tidak dapat melihat.
  • Walaupun kucing memiliki 5 jari di kaki depan, mereka hanya mempunyai 4 jari pada kaki belakang. Namun pada beberapa kucing dapat terlahir dengan jari banyak sampai 7 bahkan dengan tulang tambahan.
  • Pada saat kucing berumur 6 bulan, itu setara dengan 10 tahun usia manusia.
  • Jika anda butuh sinar UV untuk melihat, pakai saja kencing kucing, karena kencing mereka menyala dalam gelap.
  • Tahukah kamu, kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing rumah adalah salah satu hewan predator paling hebat di dunia. Kucing ini mampu membunuh dan atau memakan beberapa ribu spesies, mengalahkan kucing besar (seperti singa, harimau, dan sejenisnya) yang hanya mampu memangsa kurang dari 100 spesies.
  • Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia sekurangnya sejak 3500 tahun yang lalu. Ketika itu orang Mesir kuno telah menggunakan kucing untuk mengusir hama tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka. Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1% populasi kucing di dunia yang termasuk jalur murni atau kucing ras. Sisanya adalah kucing hasil pencampuran dari berbagai ras atau biasa yang kita sebut sebagai kucing kampung. Karena itu, kucing ras termasuk kucing yang paling sering dicari dan mahal harganya.
  • Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih.
  • Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
  • Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka memiliki daya pembersih yang kuat, tapi dapat memicu alergi pada manusia.
  • Kucing merupakan hewan yang kuat tidur. Waktu tidurnya bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.
  • Percaya atau tidak, di abad pertengahan kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes.
  • Pada mata kucing ada lapisan pemantul cahaya yang dinamakan tapetum lucidum, yang menyebabkan mata kucing berpendar di malam hari. Lapisan pemantul ini dapat menyerap cahaya 6 kali lebih kuat daripada mata manusia, yang memungkinkan kucing untuk dapat melihat di kegelapan.
  • Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “Meong”. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “Meow”. Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “Miaow”. Kalau bahasa Jepang sering ditulis dengan kata “Nya”. 

Selain fakta unik kucing diatas ada juga beberapa fakta unik dari kucing melalui kebiasaan dari kucing itu sendiri dan mungkin kalian juga sudah tahu,tetapi bila belum tahu maka akan saya tambahkan beberapa fakta unik kebiasaan kucing.

Kebiasaan Unik Kucing
  • Kucing akan mencari pasir untuk tempat dia buang air
  • Kucing selalu habis jika makan ikan
  • Kucing selalu mandi di pagi hari dengan menjilat jilat badannya.
  • Kucing akan selalu nurut pada pemiliknya
  • Kucing akan selalu mengeong jika lapar
  • Kucing akan mencuri ikan di rumah jika dia sudah terlalu lapar
  • Kucing suka gulung gulung pasir dan langsung masuk kedalam rumah
  • Kucing suka pipis sembarangan
  • Kucing cowok akan hilang beberapa saat ketika musim kawin
  • Kucing akan mencakar jika di pegang ekornya
  • Kucing makan rumput
  • Kucing makan sabun (abaikan yang ini :D)

Demikian mengenai artikel kucing domestik yaitu fakta unik serta kebiasaan dari kucing yang perlu diketahui oleh para pecinta kucing, semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Read more

Saturday, October 29, 2016

Tips Cara Melatih Anak Kucing Kampung atau Kucing Domestik

Cara Melatih Anak Kucing Domestik - Kucing domestik dalam pemeliharaannya pasti akan melahirkan anak-anak kucing yang lucu, tentunya anak kucing perlu juga untuk dilatih supaya kelak tidak merepotkan kita saat udah besar. Kenapa kita perlu melatih anak kucing? Karena kucing merupakan salah satu hewan yang mandiri dan kurang tertarik dengan manusia apalagi anak kucing domestik atau kucing kampung oleh karena itu kita perlu melatih anak kucing supaya anak kucing supaya bisa menjadi teman, tidak nakal dan tentu saja menurut kepada kita atau pemiliknya.
Cara Melatih Anak Kucing Kampung
Anak anak Kucing
Sumber gambar : Binatang.web.id

Anak kucing domestik memiliki sifat yang aktif atau cenderung lebih suka bermain, apalagi kalau memiliki teman anak kucing yang lain. Jika tidak ada kucing seumuran peran induk kucing sangat penting karena anak kucing perlu teman bermain, perlu diketahui bahwa indukan kucing yang sakit terkadang tidak peduli dengan anaknya karena mereka lebih memilih untuk tidur atau berbaring dan terkadang juga tidak mau makan, mungkin disaat ini lah peran kita dibutuhkan.
Dengan membahas peran indukan terhadap melatih anak kucing, anak kucing kadang ada yang bisa langsung untuk membuang kotoran pada bak pasir kucing atau litter box jika indukan mereka memberikan contoh yang baik tapi juga terkadang ada yang tidak bisa langsung untuk membuang kotoran mereka pada litter box. Lantas hal apa saja yang perlu kita lakukan untuk melatih anak kucing. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilatih pada anak kucing.

Hal yang Perlu Dilatih Pada Anak Kucing

1. Melatih Anak Kucing Membuang Kotoran Pada Litter Box
Untuk melatih anak kucing supaya membuang kotoran pada tempatnya atau pada litter box sebenarnya mudah karena seperti yang saya katakan diatas kebanyakan dari anak kucing sudah bisa melalui apa yang anak kucing lihat dari indukan mereka, tetapi karena kebanyakan kucing domestik secara naluri akan membuang kotoran pada pasir atau tempat lain diluar rumah maka kalian perlu melatih sejak dini supaya anak kucing domestik jadi terbiasa, jika anak kucing kalian tidak bisa mungkin bisa menggunakan cara berikut.
  • Letakkan litter box pada kandang atau tempat yang gampang dijangkau anak kucing karena kadang jika kucing merasa tidak ada tempat untuk buang air maka kucing bisa buang air ditempat.
  • Berikan litter box yang bersih atau bisa juga kalian berikan kesan harum karena biasanya kucing tidak mau memakai litter box jika bau atau kotor, kucing saja tidak mau apalagi anak kucing :D
  • Tempatkan litter box di area yang agak bebas dan tenang, anak kucing lebih suka untuk buang air di tempat tenang atau sepi.
  • Setelah selang beberapa jam setelah makan cobalah taruh anak kucing di litter box supaya dia terbiasa dan jadi tahu untuk membuang kotoran pada litter box.
  • Gunakan litter box dengan warna mencolok, terkadang anak kucing suka dengan sesuatu yang baru atau mencolok maka mungkin dengan cara ini anak kucing jadi bisa membuang kotoran pada litter box mencolok tersebut. 
  • Kandangkan anak kucing kalian dengan litter box, dan jangan dikeluarkan sebelum dia terbiasa untuk buang air di litter box ini adalah salah satu cara terbaik untuk melatih anak kucing buang air di litter box.

    2. Melatih Anak Kucing Supaya Tidak Mencakar Properti
    Anak kucing yang aktif dan masih polos pasti sering mencakar sesuatu barang atau bahkan bisa properti dan perabotan kalian, karena mencakar benda adalah kebiasaan kucing untuk sekedar bermain atau mengasah kuku mereka. Kebiasaan ini lah yang perlu kita alihkan supaya anak kucing tidak terbiasa mencakar properti atau perabotan kalian dan mencakar benda lain. berikut adalah beberapa cara untuk melatih anak kucing untuk tidak mencakar properti atau perabotan.
    • Sediakan mainan cakaran untuk anak kucing, alihkan cakaran anak kucing dengan memberikan mainan cakaran sehingga anak kucing berhenti menckar properti atau perabotan kalian. Jika kalian melihat anak kucing mencakar benda kalian segera pindahkan ke mainan cakaran kucing sehingga kucing bisa terbiasa untuk mencakar pada mainannya.
    • Berikan bau yang tidak disukai anak kucing pada benda kalian, anak kucing atau bahkan kucing bisa tidak menyukai bau yang khusus seperti bau obat misalnya jadi carilah tahu bau yang tidak disukai anak kucing kalian dan berikan kesan bau pada properti atau perabotan sehingga anak kucing tidak mau mencakarnya.
    • Peringatkan anak kucing jika mulai mencakar perabotan kalian, peringatan pada anak kucing ini bisa kalian lakukan dengan cara ringan seperti memercikkan air pada anak kucing ketika mulai mencakar properti kalian , jadi anak kucing menjadi tidak berani mencakar properti kalian lagi.

      3. Melatih Anak Kucing Untuk Tidak Menggigit
      Menggigit merupakan salah satu kebiasaan anak kucing, mungkin karena masih tidak tahu apa-apa dan yang bisa dilakukan adalah menggigit untuk menjaga diri mereka. berikut adalah beberapa cara melatih anak kucing untuk tidak menggigit.
      • Berikan mainan pada anak kucing, memberikan mainan untuk membiasakan kebiasaan menggigit mereka menjadi menggigit benda serasa benda tersebut merupakan buruan mereka. Biasakanlah anak kucing bermain dengan benda tersebut.
      • Jika kalian sedang membersihkan anak kucing kalian dan anak kucing menggigit kalian maka segeralah tenangkan mereka dengan mengusap atau mengelus mereka atau bisa juga langsung meletakkan anak kucing kekandang.
      • Jauhkan benda yang bisa digigit anak kucing kalian , dengan menjauhkan benda yang bisa digigit mungkin akan sedikit menghilangkan kebiasaan menggigit anak kucing kalian.

        4. Melatih Anak Kucing Bermain Dengan Kalian
        Dalam melatih anak kucing kita juga memiliki peranan penting , karena mungkin induk kucing tidak bisa melatih mereka sendiri karena sedang sakit. Jadi kita perlu untuk melatihnya bermain supaya anak kucing hafal dengan kita, tidak takut dengan kita dan akhirnya jadi menurut dengan kita. Berikut beberapa tips untuk melatih anak kucing bermain.
        • Luangkan sedikit waktu kalian untuk bermain dengan anak kucing, kalian bisa meluangkan sedikit waktu untuk bermain dengan anak kucing misal 15 menit sehari atau 10 menit supaya anak kucing terbiasa dengan kalian. Perlu diingat bedakan waktu memberi makan dan membersihkan dengan waktu bermain dengan anak kucing.
        • Berikan mainan pada anak kucing, untuk yang satu ini bukan hanya memberikan mainan tetapi kalian juag harus menemani dan membantu anak kucing bermain dengan mainan baru mereka misal menggunakan tali jadi anak kucing bisa terbiasa dengan kalian.

          5. Melatih Anak Kucing Menjadi Lebih Pintar
          Untuk yang terakhir adalah melatih anak kucing supaya lebih pintar , pintar disini maksudnya untuk melakukan permainan, dipanggil , menurut dan masih banyak yang lain. Anak kucing yang menurut pasti akan mebuat kita menjadi lebih suka, jadi melatihnya juga hal yang harus kita lakukan supaya anak kucing tidak berkesan cuek atau liar. Berikut adalah beberapa tips untuk melatih anak kucing supaya lebih pintar.
          • Cobalah tiru suara indukan kucing saat memanggilnya, dengan meniru suara indukan anak kucing maka anak kucing mengira kalau sedang dipanggil oleh indukannya. Biasakan memanggil anak kucing kalian dengan ini , sehingga anak kucing bisa langsung datang ketik kalian memanggilnya dengan suara ini.
          • Cobalah menggunakan peluit atau mainan suara lain, anak kucing kadang suka dengan suara yang unik seperti suara peluit maka dari itu gunakanlah ini sebagai sarana untuk melatihnya. Biasakan anak kucing mendengar peluit kalian sehingga dia jadi terbiasa suara peluit adalah suara untuk membuatnya mendekat pada kalian.
          • Luangkan waktu bermain, seperti yang saya katakan diatas. Bermain dengan kucing akan membuat kucing terbiasa dengan kita , luangkan waktu kalian untuk bermain dengan anak kucing , dengan bermain dengan anak kucing bisa membuat anak kucing menurut dengan kalian.

            Begitulah tips untuk melatih anak kucing domestik atau kucing kampung, semoga artikel tips kucing domestik bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya




            Referensi : limasembilancattery.com
            Read more

            Tuesday, October 25, 2016

            Tentang Kucing Domestik

            Kucing disebut juga kucing domestik atau kucing rumah (nama ilmiah: Felis silvestris catus atau Felis catus) adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa dan harimau.

            Kucing Domestik
            Kucing Domestik
            Sumber gambar : Pixabay.com

            Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.
            Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

            Kucing Domestik Berbulu Pendek

            Kucing domestik berbulu pendek
            Kucing domestik berbulu pendek
            Sumber gambar : Wikipedia

            Kucing domestik berbulu pendek adalah kucing keturunan campuran yang memiliki bulu berukuran pendek. Karena kucing keturunan campuran, maka kucing ini tidak diakui sebagai ras kucing. Di Britania Raya dalam bahasa Inggris, kucing ini sering disebut sebagai moggies. Kucing domestik berbulu pendek bukanlah kucing ras British Shorthair, American Shorthair atau ras lainnya dengan nama "Shorthair", yang jenisnya diakui oleh berbagai organisasi pendaftar kucing. Kucing domestik berbulu pendek adalah kucing yang paling populer di Amerika Serikat, terhitung sekitar 90-95% dari jumlahnya. Istilah generik lainnya adalah kucing rumah dan kucing gang (kucing gang digunakan secara lebih spesifik untuk merujuk pada spesimen liar). Istilah kucing tabby secara teknis mengacu pada pola bulu, tetapi juga sering digunakan sebagai istilah umum untuk kucing semacam ini.


            Kucing Domestik Berbulu Panjang

            Kucing Domestik Berbulu Panjang
            Seekor kucing domestik berbulu panjang dengan warna tabby makarel cokelat
            Sumber gambar : Wikipedia
            Kucing domestik berbulu panjang adalah kucing domestik ras campuran yang memiliki bulu berukuran panjang. Kucing ini bukan merupakan ras kucing. Kucing ini bukanlah kucing ras British Longhair, American Longhair, atau ras lainnya dengan nama "Longhair", yang jenisnya diakui sebagai ras kucing oleh berbagai organisasi pendaftaran kucing. Domestik berbulu panjang adalah kucing yang paling populer kedua di Amerika Serikat setelah kucing domestik berbulu pendek; satu dari sepuluh kucing dari 90 juta kucing domestik berbulu panjang di Amerika Serikat. Istilah generik lainnya dari kucing ini adalah kucing rumah berbulu panjang dan di Inggris, Long-haired moggie.



            Sumber : Wikipedia
            Read more